Final “Idaman”: Spanyol vs Jerman
Terlepas dari berbagai keajaiban dan sensasi yang dibuat tim-tim sefininalis Euro 2008 ini, tentu banyak yang menjagokan Spanyol melawan Jerman yang akan bertarung di partai puncak. Terus terang saja, bagi aku pribadi, final akan terasa kurang greget jika yang bertarung di sana Rusia vs Turki. Aku tidak bermaksud meremehkan kedua negara tersebut. Hal yang sama aku rasakan pada final euro 2004 lalu dimana yang bertarung Yunani melawan Portugal. Sebagai penikmat sepakbola, aku merasa kurang bergairah menontonnya.
Turki memang tampil penuh keajaiban. Rusia pun tidak kalah sensasional. Namun, dari segi sejarah, nama besar dan sebagainya, jelas partai Spanyol vs Jerman lebih mendatangkan gairah untuk menonton laga final. Syukurlah semuanya terjadi.
Spanyol, tim dengan materi pemain hebat tapi sering kandas dalam turnamen resmi, lolos ke final dengan berbagai catatan menarik. Mereka mencatat prestasi baru lolos dari babak perempat final setelah terakhir mereka peroleh pada tahun 1984!
Lawan yang mereka kalahkan pun membuat mereka punya catatan lagi. Spanyol memang tidak pernah bisa mengalahkan Italia di pertandingan resmi sejak tahun 1920!
Di semifinal, Spanyol juga dihantui oleh catatan buruk dimana mereka selalu sial jika mengenakan seragam kuning. Apalagi yang menjadi lawan adalah Rusia yang menjungkirbalikkan berbagai prediksi dengan menyingkirkan favorit juara Belanda. Namun terbukti mereka mampu melewatinya.
Kini, menghadapi partai final, Spanyol dihadapkan dengan tim spesialis turnamen Der Panzer Jerman. Meski sempat tersesok di pertandingan babak penyisihan melawan Kroasia, selanjutnya Jerman tidak terhadang. Tim sekelas Portugal pun mereka sikat dengan skor meyakinkan. Kemudian tim penuh keajaiban Turki mereka singkirkan dengan keajaiban pula.
Mampukah Jerman menciptakan rekor baru dengan merengkuh juara Piala Eropa sebanyak 4 kali? Ataukah Spanyol yang akan memperbaiki catatan rekornya dengan meraih piala sebanyak 2 kali? Jawabannya akan sam-sama kita saksikan tanggal 30 Juni nanti.
Yang jelas, sebagai pecinta bola yang anti kemapanan, aku lebih senang jika bukan Jerman yang (lagi-lagi) menjadi juara. Apalagi melihat tren terkini Torres dkk yang sepanjang turnamen ini belum terkalahkan.
Jadi, ayo Spanyol, rayakan kemenangan lagi! (Foto: Yuri Kadobnov)




